DAMPAK BENCANA BANJIR TERHADAP PEREKONOMIAN MASYARAKAT DI DESA BUNTU BARANA KECAMATAN SULI BARAT (2024)
DOI:
https://doi.org/10.61912/jeinsa.v4i2.314Keywords:
Impact of Flood Disaster, Community EconomyAbstract
Tujuan penelitian ini untuk mengetahui Dampak Bencana Banjir terhadap Perekonomian Masyarakat di Desa Buntu Barana Kecamatan Suli Barat. Teknik pengumpulan data yaitu observasi, wawancara dan dokumentasi. Jenis penelitian kualitatif deskriptif. Sumber data yaitu data primer dan data sekunder. Hasil penelitian disimpulkan bahwa bencana banjir di Desa Buntu Barana tahun 2024 memberikan dampak negatif terhadap perekonomian masyarakat, terutama bagi mereka yang bergantung pada sektor pertanian, peternakan, dan usaha kecil, dengan kerugian besar akibat gagal panen, kematian hewan ternak, dan terhambatnya aktivitas perdagangan. Selain itu, fasilitas pendidikan dan kesehatan mengalami kerusakan parah, mengganggu proses pembelajaran dan akses layanan kesehatan, sementara kerusakan rumah dan lingkungan yang tidak higienis menambah beban ekonomi dan kesehatan masyarakat. Meskipun telah ada bantuan dari pemerintah dan lembaga swadaya masyarakat berupa dana tunai, material bangunan, dan layanan kesehatan darurat, bantuan tersebut dinilai belum mencukupi dan proses penyalurannya lambat, sehingga diperlukan upaya lebih lanjut untuk memulihkan kondisi ekonomi, pendidikan, kesehatan, dan tempat tinggal masyarakat secara menyeluruh.
References
Ainurrosyidah, E. (2022). Dampak Dari Banjir Terhadap Ekonomi Dan Aktivitas Masyarakat Kota Surabaya (Studi Kasus Kelurahan Ketintang, Kota Surabaya). Journal Economic And Strategy (JES).
Anwar, Y., & Ningrum, M. V. R. (2022). Dampak Bencana Banjir Terhadap Ekonomi Masyarakat di Kecamatan Samarinda Utara, Kota Samarinda. JPG (Jurnal Pendidikan Geografi), 9(1).
Arikunto, Suharsimi. 2002. Prosedur Penelitian. .Jakarta. Rineka Cipta.
Eka, K. U. D. 2019. Pengembangan Potensi Ekonomi Masyarakat Terdampak Bencana Untuk Meningkatkan Ketangguhan. BERDIKARI : Jurnal Inovasi Dan Penerapan Ipteks, 7(1), 62–79.
Indrasari, M., & Rudiarto, I. (2020). Kemampuan kebertahanan masyarakat pada permukiman rawan banjir di Kecamatan Barabai, Kabupaten Hulu Sungai Tengah. Jurnal Wilayah Dan Lingkungan, 8(2), 116-129.
Miles, M. B., & Huberman, A. M. 1984. Qualitative Data Analysis: A Sourcebook.
Nugroho, D. A., & Handayani, W. (2021). Kajian faktor penyebab banjir dalam perspektif wilayah sungai: pembelajaran dari sub sistem drainase Sungai Beringin. Jurnal Pembangunan Wilayah & Kota, 17(2), 119-136.
Nurhidayah, L., Suryani, A., & Yulianti, E. 2021. Pemulihan Ekonomi Pasca Banjir: Tantangan dan Strategi di Daerah Rawan Banjir. Jurnal Manajemen Bencana, 7(1), 67-80.
Saunik, S., Phadke, M., & Menon, G. I. 2020. Health System Preparedness for Floods in India: A Case Study of Mumbai. International Journal of Disaster Risk Reduction, 45, 101467.
Shaw, R., Mallick, F., & Islam, A. 2013. Disaster Risk Reduction Approaches in Bangladesh. Springer.
Sugiyono. 2017. Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. Bandung. Alfa Beta.
Surjan, A., Parvin, G. A., & Shaw, R. 2018. Urban Disasters and Resilience in Asia: A Review. International Journal of Disaster Risk Reduction, 30, 1-10.
Thousand Oaks, CA: Sage
Usman S. 2015. Bencana Banjir. Jakarta. Grasindo.
Utomo, D. D., & Marta, F. Y. D. (2022). Dampak bencana alam terhadap perekonomian masyarakat di kabupaten tanah datar. Jurnal terapan pemerintahan minangkabau, 2(1), 92-97.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
All writing in this journal is the sole responsibility of the author. Jeinsa provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are useful for everyone. Jeinsa can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the 
Jeinsa : Jurnal Ekonomi Sidenreng Rappang is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






