FAKTOR-FAKTOR HUBUNGAN ANTARA KELESTARIAN SOSIAL, EKONOMI, DAN LINGKUNGAN
DOI:
https://doi.org/10.61912/jeinsa.v4i2.253Kata Kunci:
Pertumbuhan Ekonomi, Lingkungan, Polusi, Inovasi, KelestarianAbstrak
Pencemaran lingkungan yang dihadapi pada umumnya disebabkan oleh kegiatan ekonomi. Teori ekonomi tradisional memposisikan trade-off antara pertumbuhan ekonomi dan kualitas lingkungan. Sejak awal tahun 1990-an, bagaimanapun, literatur empiris dan teoretis berkembang pesat. Penelitian telah menunjukkan efek laba pada kelestarian lingkungan, pengendalian kepadatan penduduk. Namun pencemaran lingkungan (polusi) dapat dikendalikan untuk memperoleh polusi yang optimal yang memberikan manfaat bersih maksimal kegiatan ekonomi. Identifikasi dari pencemar diperlukan ketika polusi yang optimal ditentukan. Instrumen ekonomi dapat digunakan untuk menuntut para pencemar untuk mengendalikan kegiatan ekonomi mereka. Pemilihan instrumen ekonomi yang akan diterapkan akan bekerja dengan baik, jika nilai pencemaran lingkungan dikenal. Bahkan, polusi tidak berharga, dan oleh karena itu, valuasi ekonomi dari polusi diperlukan. Beberapa teknik penilaian telah diperkenalkan, berdasarkan jenis polusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan konvensional lebih fokus pada pengendalian pencemaran, yang dalam perkembangannya hal tersebut harus dikombinasikan dengan pilihan kebijakan yang berfokus pada ekoefisiensi aspek kelestarian lingkungan dan inovasi dalam proses pembangunan ekonomi. Jika tidak, pertumbuhan ekonomi akan terus menurunkan kelestarian lingkungan di sebagian besar negara.
Referensi
Ashari. (2003). Tinjauan tentang alih fungsi lahan sawah ke non sawah dan dampaknya di Pulau Jawa.
Forum Penelitian Agro Ekonomi, 21(2), 83-98.
Barbier, E. B. (1989) . Cash Crops, Food Crops, and Sustainability: The case of Indonesia. World Development, 17(6), 879-895.
Barbier, E. B. (1995). The Economics of soil rosion: Theory, methodology, and examples. Paper based on a presentation to the Fifth Biannual Workshop on Economy and Environment in Southeast Asia. Singapore.
Cannon, J. (1999). Participatory economic valuation of natural resources in the Togean Islands.
Garrod, G., and Willis, K. G. (1999). Economic Valuation of the Environment: Methods and Case
Studies. Cheltenham: Edward Elgar.
Grafton, R.Q., Adamowicz, W., Dupont, D., Nelson, H., Hill, R.J., and Renzetti, S. (2004). The Economics of the Environment and Natural Resources. Carlton: Blackwell.
Howe, C.W. (1979). Natural Resource Economics: Issues, Analysis, Policy. New York: Willey.
Monke, E. A., and Pearson, S. R. (1989). The Policy Analysis Matrix for Agricultural Development.
Ithaca: Cornell Univ. Press.
Mourato, S., Ozdemiroglu, E., and Foster, V. (2000). Evaluating health and environmental impacts of pesticide use: Implications for the design of ecolabels and pesticide taxes. Environmental Science and.Technology, 34(8), 1456 –1461.
Nas, T. F. (1997). Cost-Benefit Analysis: Theory And Application. London: SAGE.
Ready, R. N. S., Day, B., Dubourg, R., Machado, F., Mourato, S., Spanninks, F., and Maria Xosé Vázquez Rodriquez, M.X.V. (2004). Benefit transfer in Europe: How reliable are transfers between countries? Environmental and Resource Economics, 29, 67–82.
Rozan, A. (2004). Benefit transfer: A comparison of WTP for air quality between France and Germany. Environmental and Resource Economics, 29, 295–306.
Tietenberg, T. (1992). Environmental and Natural Resource Economics. New York: Harper Collins.
Tietenberg, T. (1998). Environmental Economics and Policy. Reading: Addison-Wesley.
Turner, K., and Pearce, D. (1991) . Economics of Natural Resources and the Environment. The Johns Hopkins University Press.
##submission.downloads##
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
All writing in this journal is the sole responsibility of the author. Jeinsa provides open access to anyone so that the information and findings in these articles are useful for everyone. Jeinsa can be accessed and downloaded for free, free of charge, following the 
Jeinsa : Jurnal Ekonomi Sidenreng Rappang is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






