EKO-INOVASI DALAM PARIWISATA PUSAKA: BAGAIMANA UMKM KULINER LOKAL DI PANGKEP MELESTARIKAN RASA MELALUI RESILIENSI EKO DIGITAL

Penulis

  • Agung Muliaman Anas Prodi Kewirausahaan, Universitas Negeri Makassar
  • Damas Gianlugi Alrizqi Prodi Kewirausahaan, Universitas Negeri Makassar
  • Yulnita Muchtar Prodi Kewirausahaan, Universitas Negeri Makassar

DOI:

https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i1.344

Kata Kunci:

Eko-Inovasi, Pariwisata Gastronomi, UMKM, Geopark Maros-Pangkep, Resiliensi Eko-Digital, Ekonomi Sirkular

Abstrak

Integrasi antara pelestarian warisan budaya takbenda dan keberlanjutan lingkungan menghadirkan tantangan kompleks bagi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di destinasi wisata, khususnya di kawasan konservasi seperti UNESCO Global Geopark. Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi dinamika eco-innovation pada sektor kuliner tradisional di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), Sulawesi Selatan. Dengan menggunakan desain penelitian metode campuran (mixed-methods) yang mengombinasikan survei kuantitatif dan studi kasus mendalam, penelitian ini menganalisis tiga komoditas pusaka utama: kue Dange, olahan Bandeng, dan Sop Saudara. Temuan penelitian mengungkapkan adanya "Paradoks Otentisitas" yang kuat, di mana produsen Dange mempertahankan metode pembakaran kayu untuk menjaga profil sensorik otentik, namun mulai mengadopsi inovasi pada kemasan biodegradable. Sebaliknya, sektor pengolahan Bandeng menunjukkan adopsi tinggi terhadap ekonomi sirkular melalui transformasi limbah sisik ikan menjadi produk bernilai tambah. Penelitian ini juga memperkenalkan konsep "Resiliensi Eko-Digital" (Eco-Digital Resilience) sebagai mekanisme adaptasi baru, di mana digitalisasi rantai pasok terbukti meningkatkan efisiensi sumber daya dan memfasilitasi pemasaran naratif produk hijau. Studi ini menyimpulkan bahwa keberhasilan eko-inovasi di wilayah Geopark tidak bergantung pada substitusi teknologi total, melainkan pada pendekatan hibrida yang menyelaraskan efisiensi ekologis dengan nilai-nilai kearifan lokal.

Referensi

Anisah, H. U., Wandary, W., & Wijayanti, A. W. (2024). Factors contributing to environmentally friendly business practices in SMEs: Study of local culinary SMEs in North Kuin Village, South Kalimantan. Open Access Indonesia Journal of Social Sciences.

Anwar, D. P., Askar, H., Rasdi, R., Muslimin, I., Irawati, A., Asjun, A., Yusran, U. M., Kulsaputro, J., Haswika, H., & Musdalifah, M. (2024). Pemanfaatan limbah sisik ikan bandeng menjadi produk aspic jelly di UMKM Batari Pangkep. Martabe: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(8), 3126–3131.

Backyard Brick Ovens. (n.d.). The science behind wood-fired cooking: Why food tastes better.

Badan Pusat Statistik Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan. (2025). Ekonomi Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan tahun 2024 tumbuh sebesar 5,00 persen [Press release].

Besmonte, B. (2022). Culinary heritage as a sustainable tourism product: A review. Journal of Tourism and Heritage Studies.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. Sage publications.

Dwipati, U., Ibrahim, M. A., & Abdullah, M. T. (2025). Assessing and initiating collaborative governance for sustainable geotourism development: A case study of Maros-Pangkep Geopark in Indonesia. Edelweiss Applied Science and Technology, 9(5), 1406–1412.

Global Geoparks Network. (2025). The Geopark Gastronomy Action Plan. GGN Strategy Document.

Hojnik, J., & Ruzzier, M. (2016). What drives eco-innovation? A review of an emerging economic paradigm. Research Policy, 45(1), 31–42.

Kamble, H. N., & Kashikar, N. (2024). Heritage dining and culinary tourism: Promoting sustainable practices for gourmet adventures. International Journal of Cultural Studies and Social Sciences.

Kavitha, S., & Ravi, R. (2024). Food as intangible cultural heritage: A review. Journal of Heritage Tourism.

Nurhayati, A., et al. (2024). Comparative life cycle assessment of fishery product packaging in Pangkep SMEs. Insologi: Jurnal Sains dan Teknologi, 1(2).

Rahman, A., Badollahi, M. Z., Nurjannah, N., & Wahyuni, V. (2025). The investment paradox and economic sustainability in a geopark: A financial feasibility analysis of tourism in Maros–Pangkep. SIGn Journal of Social Science, 5(2).

Ramadhani, A., et al. (2024). Supply chain management information system in restaurant business analysis and case study in Pangkep Regency. International Journal of Accounting, Management, Economics and Social Sciences (IJAMESC), 3(3).

Romagnoli, M. (2019). Gastronomic heritage elements at UNESCO: Problems, reflections, and interpretations of a new heritage category. International Journal of Intangible Heritage, 14, 158–171.

Scarpellini, S., Valero-Gil, J., & Portillo-Tarragona, P. (2020). The “eco-innovation gap” in small and medium enterprises. Journal of Cleaner Production, 266, 122002.

Scribd. (n.d.). Strategi Bisnis Kue Dange Khas Pangkep. Retrieved from(https://id.scribd.com/document/560094845/Strategi-Bisnis-Kue-Dange-khas-Pangkep)

So, R. E. I., & Abdinagoro, S. B. (2022). Achieving business resilience through environmental turbulence in Indonesian culinary SMEs. Hong Kong Journal of Social Sciences, 59.

Yudawisastra, H. G., & Layalia, K. N. (2025). Digital-green integration enabling traditional food SMEs performance: A structural model of sustainable culinary heritage value preservation. SAFSES: Journal of Sustainable Asian Food Systems and Environmental Science, 2(2), 78–89.

Yusuf, A. M. R., Darmawan, H., & Leo, S. (2024). Enhancing educational strategies for sustainable tourism in the geopark area: A case study Geopark Maros Pangkep. Journal of Economic Education and Entrepreneurship Studies, 5(1), 151–164.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2026-02-15

Cara Mengutip

Anas, A. M., Alrizqi, D. G. ., & Muchtar, Y. . (2026). EKO-INOVASI DALAM PARIWISATA PUSAKA: BAGAIMANA UMKM KULINER LOKAL DI PANGKEP MELESTARIKAN RASA MELALUI RESILIENSI EKO DIGITAL. Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 5(1), 10–18. https://doi.org/10.61912/jeinsa.v5i1.344

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama