PENGAWASAN BERBASIS ICT TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI: PERAN MODERASI LITERASI DIGITAL DALAM KONTEKS WILAYAH PESISIR

Penulis

  • Shalahuddin Shalahuddin Prodi Magister Ilmu Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Borneo Tarakan, Indonesia
  • Nursia Nursia Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Borneo Tarakan, Indonesia
  • Fakhruddin Kurnia M Prodi Manajemen, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Ichsan Sidenreng Rappang, Indonesia
  • Dedy Darmawan Prodi Manajemen, STIE Widya Praja Tanah Grogot, Indonesia
  • Tiomy Butsianto Adi Prodi Magister, Manajemen Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Unaim Yapis Wamena, Indonesia
  • Farida Islamiah Prodi Bisnis Digital, Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Negeri Makassar, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.61912/jeinsa.v4i2.373

Kata Kunci:

Pengawasan Berbasis ICT, Disiplin Kerja, Literasi Digital, Bibliometrik, Wilayah Pesisir

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efektivitas pengawasan berbasis teknologi informasi dan komunikasi (ICT) terhadap disiplin kerja pegawai dengan mempertimbangkan peran moderasi literasi digital dalam konteks wilayah pesisir. Penelitian menggunakan pendekatan systematic literature review dengan metode analisis bibliometrik terhadap 146 dokumen yang diperoleh dari database Scopus. Hasil analisis menunjukkan bahwa penelitian terkait ICT dan kinerja pegawai mengalami tren peningkatan dalam satu dekade terakhir serta didominasi oleh bidang manajemen dan bisnis. Analisis tematik mengungkap bahwa ICT memiliki potensi dalam meningkatkan disiplin kerja melalui sistem monitoring yang lebih transparan dan real-time, namun pengaruh tersebut tidak bersifat langsung. Efektivitas ICT dipengaruhi oleh faktor psikologis, kondisi organisasi, serta tingkat literasi digital pegawai. Selain itu, penggunaan ICT juga berpotensi menimbulkan dampak negatif seperti stres kerja dan resistensi terhadap teknologi. Penelitian ini menegaskan bahwa literasi digital berperan sebagai variabel moderasi yang memperkuat hubungan antara pengawasan berbasis ICT dan disiplin kerja pegawai. Konteks wilayah pesisir juga menjadi faktor penting yang dapat mempengaruhi efektivitas implementasi ICT akibat keterbatasan infrastruktur dan akses teknologi. Penelitian ini memberikan kontribusi dalam pengembangan model konseptual yang mengintegrasikan ICT, literasi digital, dan konteks wilayah dalam meningkatkan disiplin kerja pegawai.

Referensi

Abraham, M., et al. (2019). Electronic monitoring and employee reactions: Privacy concerns and organizational implications. Journal of Organizational Behavior, 40(5), 567–582.

Almeida, F., & Simões, J. (2021). The role of leadership and trust in digital transformation. Journal of Organizational Change Management, 34(3), 567–583.

Ansari, K., et al. (2024). Technology pressure and employee behavior: Evidence of digital stress and workplace outcomes. Information Systems Journal, 34(2), 211–230.

Ezzaouia, I., & Bulchand-Gidumal, J. (2023). ICT adoption and employee performance: The role of digital transformation. Technological Forecasting and Social Change, 190, 122378.

George, J. F. (1996). Computer-based monitoring: Common perceptions and empirical results. MIS Quarterly, 20(4), 459–480.

Ghasemaghaei, M., & Turel, O. (2022). Technostress and its impact on decision-making and performance. Journal of Management Information Systems, 39(1), 120–145.

Mehrnoosh, M., & Dolatabadi, H. R. (2016). The impact of information technology on employee performance. International Journal of Business and Management, 11(5), 45–56.

Nyathi, M. (2024). The impact of electronic human resource management on organizational performance. Human Resource Management Review, 34(1), 100912.

Nyathi, M., & Kekwaletswe, R. (2023). E-HRM adoption and competitive advantage in organizations. SA Journal of Human Resource Management, 21, a1890.

Sabir, R., et al. (2022). Organizational trust and employee performance in digital environments. Management Research Review, 45(6), 789–805.

Safar, I., Yeni, H., Sari, N. K., Shalahuddin, S., & Asdar, M. (2023). Mutually exclusive or joint scheme? Effectiveness of mandatory and voluntary training in enhancing employee performance. Journal of Innovation in Business and Economics.

Shalahuddin, S. (2022). Improving employee performance through good organizational culture and work motivation. Advances in Human Resource Management Research, 1(1), 45-54.

Shalahuddin, S., Hasyim, B., Hasanah, N., Nursia, N., & Suryaningsih, S. (2025). TINJAUAN PUSTAKA TENTANG FLEKSIBILITAS KOGNITIF DI BIDANG MANAJEMEN BISNIS DAN AKUNTANSI MENGGUNAKAN DATABASE SCOPUS. Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 4(1), 214-226.

Yost, A. B., et al. (2019). Employee reactions to electronic monitoring: A fairness perspective. Journal of Business Ethics, 159(3), 679–695.

Zielińska, A., et al. (2025). Digital transformation and employee performance: A multidimensional perspective. European Management Journal, 43(2), 210–225.

##submission.downloads##

Diterbitkan

2025-12-31

Cara Mengutip

Shalahuddin, S., Nursia, N., Kurnia M, F. ., Darmawan, D. ., Adi, T. B. ., & Islamiah, F. . (2025). PENGAWASAN BERBASIS ICT TERHADAP DISIPLIN KERJA PEGAWAI: PERAN MODERASI LITERASI DIGITAL DALAM KONTEKS WILAYAH PESISIR. Jurnal Ekonomi Ichsan Sidenreng Rappang, 4(2), 720–738. https://doi.org/10.61912/jeinsa.v4i2.373

Terbitan

Bagian

Articles

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama

1 2 > >>